Cerpen: Partisan

I – PROLOG

Malam itu tidak berbintang mahupun tenteram. Hujan ribut semenjak siang. Petir dan guruh berselisihan serta angin bertiup kencang. Juntaian pohon-pohon pesisir jalan bergoyang-goyang seperti kain di sidaian. Sesekali, siulan bayu mengalunkan irama menyeramkan.

Lopak air terkocak-kocak dek hentakan sepasang kaki berlari deras. Seorang anak muda memecut sepenuh kuderat menyelamatkan diri dari marabahaya. Melarikan diri dari ajal!

Teruskan membaca..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: